Akibat Suntikkan Minyak, Otot Pria Brasil Ini Jadi Besar

Rabu, 20 Desember 2017 16:36 WIB
Penulis: Alfia Nurul Fadilla | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
 Copyright:

Valdir Segato, pria 48 tahun asal Brasil memiliki tubuh besar yang tak biasa. Otot-otot di badannya menjadi besar akibat dirinya menyuntikkan minyak Synthol ke tubuhnya.

Dirinya mengaku ingin memiliki otot besar seperti para atlet idolanya. Namun untuk memperoleh semua itu, olahraga saja tak cukup menurutnya. Maka dari itu ia memberanikan diri mengoleskan minyak Synthol ke tubuhnya.

Synthol adalah zat yang terdiri dari minyak, zat anestesi yang disebut Lidocaine (cairan penghilang rasa sakit/nyeri), dan alkohol, yang jika disuntikkan akan bereaksi langsung ke otot-otot.

© internet
Valdir Segato Copyright: internetValdir Segato.

Sebelumnya Synthol sendiri tak diatur oleh Food and Drugs Administration (FDA), namun untuk mendapatkan barang itu dapat dengan mudah diperoleh dari Internet. Hal inilah yang tak diketahui dan disadari akan potensi bahaya dari efek samping zat ini.

Ketika masih muda, Segato mempunyai badan yang kurus. Ia putuskan untuk menyuntikkan minyak synthol ke tubuhnya karena sedang berusaha keluar dari pengaruh narkoba.

Berat tubuh saat dirinya masih belum suntikkan minyak synthol masih 55 kilogram, kini sudah mencapai ratusan kilogram. Bahkan lingkar lengan tangannya sudah mencapai 30 sentimeter lebih.

© internet
Valdir Segato Copyright: internetValdir Segato

Beberapa tetangganya di Brasil, menyebut ia sebagai ‘monster jalanan’. Namun dirinya tak ambil pusing soal ini, lantaran dirinya bukanlah orang yang menyeramkan layaknya badan yang ia miliki.

"Orang-orang sering memanggil saya dengan sebutan Hulk, Schwarzenegger, dan He-Man dan saya menyukainya,” ungkap Segato, dilansir dari Detik.

Dari belakang otot punggungnya terlihat tidak proporsional dengan besar pundak dan lengannya. Meski lengannya terlihat besar, sebenarnya tak tersusun dari jaringan otot. Melainkan dari zat yang disuntikkan ke badannya.

Dokter setempat bahkan menyebutkan bahwa ada risiko amputasi bila Segato nekat terus menerus menyuntikkan synthol ke tubuhnya. Namun hingga kini, dirinya seakan tidak menggubris hal tersebut dan terus melakukannya.