Profil 8 Atlet Indonesia Pembawa Bendera Olympic Council of Asia (OCA)

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:32 WIB
Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Prio Hari Kristanto
 Copyright:
Lely Sampoerno (Tembak)

Indonesia pernah mempunyai ratu menembak di Asia pada tahun 1960-an. Kala itu, Lely Sampoerno berhasil membanggakan Indonesia dengan prestasi membanggakan di kancah internasional. Selain itu, dirinya juga disegani oleh negara-negara lain karena kehebatan menembaknya.

Semakin lama prestasi Lely semakin moncer. Ia berhasil menjadi penembak putri terbaik di kejuaran Asia pada 1983. Kemenangannya di berbagai kompetisi menembak dunia akhirnya menempatkannya sebagai atlet menembak peringkat 12 dunia.

Suharyadi (Tennis)

Nama Suharyadi pernah membanggakan Indonesia dengan merajai cabang olahraga Tenis dikancah Internasional. Suharyadi tercatat tiga kali mewakili Merah Putih di pesta olahraga akbar, Olimpiade Los Angeles, AS 1984, Seoul, Korea Selatan 1988, dan Barcelona, Spanyol 1992.

Atlet kelahiran 14 Februari 1965 ini pernah menyumbangkan medali emas pada SEA Games XIV/1987 di Jakarta di nomor ganda putra berpasangan dengan Wailan Walalangi.

Medali emas berikutnya diraih pada Asian Games 1990 di Beijing, China di nomor ganda campuran berpasangan dengan Yayuk Basuki, yang kemudian dipersunting menjadi istrinya. Keduanya menikah pada 31 Januari 1994 di Yogyakarta.

Sri Indriyani (Angkat Besi)

© www.brilio.net
Sri Indriyani Copyright: www.brilio.netSri Indriyani

Sri Indriyani punya jasa yang besar bagi Indonesia. Dia telah mengharumkan nama Indonesia pada ajang Olimpiade Sydney 2000. Saat itu, ia meraih medali pada cabang olahraga angkat besi kelas 48 kg.

Wanita yang mulai berlatih angkat besi sejak kelas 4 SD ini sempat meninggalkan kota kelahirannya, Solo, Jawa Tengah, dan menetap di Lampung pada tahun 1994 lalu demi pembinaan atlet yang lebih memadai. Untuk menggapai impiannya tersebut, ia merantau saat masih menduduki kelas 3 SMP.

Kariernya pun meroket pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 1996 di Polandia. Di turnamen tersebut, ia berhasil mendapatkan tiga medali emas. Bahkan ia memecahkan rekor lifter junior kala itu.

Daftar medali Indri pun tidak berakhir di sana. Ia meraih medali perunggu di Asian Games 1998 di Bangkok, medali perak untuk Kejuaraan Dunia 1999 di Athena dan medali perunggu di Olimpiade 2000 di Sydeny -- seluruhnya di kelas 48 kg.

Setelah menjadi yang terbaik ketiga di Olimpiade, Indri masih terus berlatih untuk SEA Games 2001 dan berhasil kembali meraih medali perunggu.