Komunitas Sehat

3 Tips Olahraga Terbaik untuk Anda yang Mengidap Sakit Maag

Kamis, 1 Agustus 2019 13:24 WIB
Penulis: Martini | Editor: Ivan Reinhard Manurung
 Copyright:

INDOSPORT.COM – Punya sakit maag bukan berarti seseorang menjadi tak bisa berolahraga, sebab aktivitas olah tubuh tetap penting dilakukan agar tidak menambah penyakit lainnya. Namun ada beberapa panduan khusus agar seseorang dengan penyakit maag bisa berolahraga dengan aman dan nyaman.

Penyakit maag sudah menjadi hal umum di masyarakat. Maag atau dispepsia memiliki gejala nyeri perut bagian atas, terus sendawa, perut kembung, mual hingga ingin muntah. Gejala ini biasanya dialami oleh orang dengan refluks asam lambung.

Gerakan olahraga tertentu memang bisa saja meningkatkan tekanan pada perut, hingga asam lambung naik dan menimbulkan gejala maag. Namun hal ini tidak boleh menjadi alasan pengidap sakit maag untuk malas berolahraga dan cuek dengan kondisi tubuh.

Berikut beberapa tips olahraga untuk pengidap sakit maag agar tetap aman dan bisa mendapatkan tubuh sehat.

1. Olahraga Santai, Hindari Intensitas Tinggi

Hindari tekanan berlebihan di bagian perut dan gerakan olahraga dengan intensitas tinggi, seperti lari, lompat tali, angkat beban dengan kondisi berbaring, atau senam dengan gerakan cepat.

Pengidap sakit maag cukup melakukan olahraga santai seperti jalan, berenang, atau jika ingin membentuk otot lengan, cukup latihan angkat beban dengan posisi berdiri.

2. Makan Lebih Dahulu

Baik pengidap sakit maag ataupun tidak, seseorang perlu mengisi perut terlebih dahulu sebelum memulai berolahraga, asal jangan terlalu kekenyangan. Makanan yang disantap itu akan menjadi sumber energi utama saat berolahraga.

Pilihan makanan untuk pengidap penyakit maag juga harus dipertimbangkan, sebab ada beberapa tipe makanan yang bisa memancing asam lambung naik, seperti makanan pedas, berlemak, berminyak, kopi, soda, alkohol, dan buah-buahan yang berasa asam.

Setelah makan, perlu jeda sebelum memulai olahraga. Setidaknya beri waktu kurang lebih dua jam agar makanan sudah masuk ke usus kecil. Ini akan memperkecil kemungkinan asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan maag kambuh saat olahraga.

3. Konsultasi ke Dokter

Kondisi tubuh pengidap sakit maag berbeda-beda tiap orang, sehingga disarankan untuk konsultasi ke dokter terlebih dahulu jika ingin membuat rencana olahraga untuk jangka panjang.

Konsultasi juga penting dilakukan untuk memeriksa bagaimana perkembangan kondisi penyakit refluks asam lambung yang dimiliki.