x

Jelang PON Papua, Mental Atlet Jadi Perhatian Edy Rahmayadi

Jumat, 19 Maret 2021 07:32 WIB
Kontributor: Aldi Aulia Anwar | Editor:

INDOSPORT.COM - Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut terus mendorong mental para atlet menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Terlebih, saat ini Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19, yang tentu masih berdampak besar pada ekonomi dan sosial.

PON Papua dijadwalkan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021 dan KONI telah mempersiapkan atlet-atletnya walau talent scouting dan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) sempat terkendala karena Covid-19.

Bukan hanya itu, mantan Pangkostrad ini mengakui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut juga memiliki keterbatasan dalam hal anggaran untuk peningkatan prestasi atlet saat ini.

“Kondisinya seperti ini sekarang, namun bukan berarti kita menyerah. Tidak ada kata menyerah bagi para pejuang, para atlet-atlet ini adalah pejuang yang harus memiliki mental baja, tak kenal menyerah walau saat ini kondisi kita tidak seperti biasa,” kata Edy di hadapan KONI Sumut dan para mantan atlet berprestasi Sumut di Rumah Dinas Gubernur, Medan, Kamis (18/3/21).

Baca Juga
Baca Juga

Selain itu, mantan Ketua Umum PSSI itu meminta para mantan atlet berprestasi tersebut untuk ikut memberikan dorongan memperkuat mental para atlet Sumut yang akan berkompetisi pada PON Papua nanti.

“Mantan-mantan atlet ini sudah membuktikan mereka berhasil pada masa-masanya, sekarang mereka perlu memberikan dorongan, perhatian lebih kepada adek-adek mereka agar atlet kita nanti bisa berprestasi seperti mereka di PON Papua,” ujar pria yang menjabat sebagai Dewan Pembina PSMS Medan itu.


1. Program Jangka Pendek dan Panjang

Logo PON Papua XX.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis menerangkan bahwa saat ini ada dua program yang dijalankan pihaknya, yaitu jangka pendek untuk PON XX Papua dan jangka panjang untuk PON XXI 2024, saat Sumut menjadi tuan rumah bersama Aceh.

“Jangka pendek ini, kita terus berlatih dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, kita sangat menjaga atlet atau tim kita jangan sampai terpapar Covid-19," ujar John Ismadi.

"Untuk jangka panjang kita sudah membuat program, pada bulan Mei ini kita harapkan sudah harus selesai talent scouting cabor (cabang olahraga) perorangan untuk Pelatda," ujar John lagi.

Baca Juga
Baca Juga

Pada pertemuan ini, lanjut John, salah satu yang banyak diminta para mantan atlet Sumut adalah fasilitas olahraga yang mumpuni di Sumut. Menurut mereka, saat ini atlet-atlet Sumut sulit berkembang karena keterbatasan sarana dan prasarana olahraga yang ada.

“Teman-teman mantan atlet memang banyak yang menuntut itu karena untuk beberapa cabor kita harus berangkatkan atlet kita keluar kota karena di sini fasilitasnya tidak mencukupi, tetapi tentu sebentar lagi Sumut memiliki Sport Centre yang sangat lengkap dan berkelas internasional," paparnya.

"Selain itu, kejuaraan-kejuaraan juga sangat berkurang di masa pandemi ini ,sehingga semakin sulit bagi kami melihat bibit-bibit baru atlet kita. Mudah-mudahan ke depannya semakin banyak kejuaraan semua Cabor di Sumut,” ujar dia lagi.

PON 2024Pekan Olahraga Nasional (PON)Edy RahmayadiPON Papua

Berita Terkini