Dikutip dari news.com Kelly Bennion mematahkan semua stereotif Cheerleaders selama ini, yang kerap dinilai sebagai perempuan dengan IQ jongkok yang hanya mengandalkan kecantikan dan keseksiannya saja. Perempuan berusia 26 tahun yang menjadi pemandu sorak bagi New England Patriots sembari menyelesaikan desertasi S3-nya.

Jika tak ada aral melintang, gadis yang tercatat sebagai mahasiswa doktoral Harvard University ini akan menyelesaikan desertasinya tentang efek tidur selektif bagi memori emosional tahun depan yang akan memberinya gelar doktor.

Banyak orang mengira kehidupan para perempuan yang bergabung ke dalam cheerleaders NFL hanya berkisar pada mengangkat kaki tinggi-tinggi, melakukan split, berpakaian minim, dan mengurusi rambut agar tampil menawan di sisi lapangan. Padahl para cheerleader Patriot ini menjadi bukti bahwa mereka juga harus bekerja, baik full ataupun part time, atau bersekolah agar sukses terpilih dalam skuat cheerleaders.

Bagi dia, menjadi seorang pemandu sorak adalah salahsatu cara untuk menjalani hobinya menari. "Ini salah satu cara saya menghilangkan stress. Selain menikmati kebersamaan dengan teman-teman tim saya, saya juga bisa mendapat lebih dengan menjalani hobi dan menjaga kebugaran, daripada saya ke gym," katanya dalam wawancara dengan Philly.
Saat ini Bennion telah mengoleksi dua gelar sarjana, Psikologi dan Bahasa Spanyol dari Middlebury College. Dua gelar master, satu master pendidikan dari Harvard gelar Master of Arts dari Boston College. Selain mengisi waktu sebagai seorang pemandu sorak dan menyelesaikan desertasinya, Bennion juga menjadi dosen dengan mengajar mahasiswa psikologi.

Dengan prestasinya ini, perempuan asal Arizona ini menjadi anggota Science Cheerleaders, sebuah grup yang berisi 250 orang anggota dan mantan cheerleaders yang memiliki prestasi akademik, untuk membuktikan bahwa stereotif buruk cheerleaders tidak benar.
Grup ini bekerja keras menghapus penilaian masyarakat yang menganggap cheerleaders tak memiliki otak, dan hanya bermodal tampang cantk. Merema membuktikan bahwa cheerleaders pun memiliki prestasi akademik membanggakan dengan meraih gelar matematika, teknik, biologi, dan lain sebagainya.