Olahraga Binaraga sendiri sejatinya sempat naik daun pada tahun 1995 di tanah air, kala itu Ade Rai salah satu tokoh yang memperkenalkan dan mengangkat olahraga pamer otot ini kepada masyarakat Indonesia.
"Jadi selama ini kita melihat kok atlet binaraga itu gak dikenal orang. Makanya saya berusaha berbuat yang lain, kita pingin atlet itu dihargai, minimal di kenal orang. Apalagi kalau bisa mengharumkan nama bangsa, kan jauh lebih baik."
"Karena saat ini, kalau saya lihat itu pemerintah sangat minim perhatiannya sama atlet. Kita bisa lihat Elyas Pical, atau Fatmawati lifter kita, PERBAFI tidak mau tergantung pemerintah. Kita berfikir begini, ya sudah kita independent saja," jelas pria yang akrab disapa Kemal ini kepada INDOSPORT.

Ade Rai, salah satu atlet yang memperkenalkan olahraga binaraga ke masyarakat Indonesia.
Walau baru terbentuk pada 2015 lalu, PERBAFI sudah menyiapkan kejuaraan nasional binaraga untuk menyeleksi beberapa atlet yang akan dikirim untuk mengikuti kejuaraan NABBA Mortal Battle di Singapura.
Bahkan, jika berhasil meraih dalam kejuaraan di Singapura, atlet tersebut akan dikirim untuk mengikuti kejuaraan di Autralia.
"Kejuaraan Nasional ada bulan Maret di Bandung, juga sebagai ajang seleksi untuk pertandingan ke NABBA Mortal Battle di Singapura. Nanti yang menang akan dikirim ke Singapura. Kalau juara dan berpotensi juara lagi, dia akan dikirim ke Australia juga bulan Mei," Kemal menambahkan.
Untuk targetnya sendiri, Kemal mengklaim peserta yang akan mengikuti kejuaraan Kemal Trophy sudah lumayan banyak.
Namun, jika mau terseleksi untuk mengikuti kejuaraan, atlet tersebut harus sudah menjadi anggota PERBAFI.