x

5 Kejutan Bernuansa Futuristik di Olimpiade Tokyo 2020

Kamis, 25 Agustus 2016 18:13 WIB
Editor: Galih Prasetyo

Secuplik penampilan dari Jepang di upacara penutupan Olimpiade Rio 2016 menjanjikan keunikan dan kecanggihan penyelenggaraan olimpiade berikutnya di Tokyo. Pertunjukan ala Jepang diawali dengan  penyerahaan bendera Olimpiade oleh Walikota Rio, Eduardo Paes kepada Gubernur Tokyo, Yuriko Koike. 

Kemudian, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe muncul di tengah lapangan sebagai tokoh video game Super Mario Bros. Acara lalu dilanjutkan dengan tarian ala Jepang dengan tata cahaya yang terlihat futuristis dan berakhir dengan siluet landmark kota Tokyo beserta tulisan “SEE YOU IN TOKYO”.   

Sejak terpilih sebagai tuan rumah olimpiade 2020, pihak pemerintah Jepang pun sudah mengumumkan beberapa terobosan yang akan dihadirkan untuk Olimpiade Tokyo. 

Berikut sejumlah terobosan yang bakal tersaji di Olimpiade Tokyo 2020 untuk pembaca setia INDOSPORT: 

Penulis: Arum Kusuma Dewi


1. Desa Robot dan Transportasi Ramah Lingkungan

Suasana futuristik yang akan ada di kota Tokyo saat penyelenggaraan Olimpiade 2020.

Sebagai negara terdepan dalam teknologi robot, pemerintah Jepang sudah mulai mengembangkan robot-robot sebagai pasukan relawan kecil. Robot-robot ini akan diarahkan untuk membantu para atlet dari luar Jepang dalam hal memberikan arah lokasi, transportasi, hingga penerjemahan bahasa. 

Seperti dilansir dari futurism.com, Jepang juga sedang mengupayakan membangun desa atlet yang sepenuhnya dioperasikan menggunakan hidrogen untuk mewujudkan lingkungan yang hemat energi. 100 bus bertenaga hidrogen juga akan disiapkan untuk mengangkut para atlet dan awak media.

Selain hidrogen, alga juga akan dimanfaatkan sebagai bahan bakar pesawat. Dengan menggunakan alga, emisi karbondioksida bisa dikurangi hingga 70 persen. Sayangnya, teknologi ini masih tergolong mahal. 
Pemerintah Jepang juga sedang mengusahakan agar taksi otomatis tanpa supir dan kereta magnetic levitation (maglev) bisa mulai digunakan di Olimpiade 2020. 


2. Komunikasi Tanpa Batas

Robot jadi ikon pada penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020.

Sekitar 206 negara akan bergabung dalam perhelatan Olimpiade Tokyo 2020. Untuk meruntuhkan kendala bahasa, Panasonic mengembangkan sebuah alat bernama VoiceTra sebagai alat penerjemah. Alat tersebut akan bisa dikalungkan di leher dan mampu menerjemahkan 10 bahasa secara instan. Alat penerjemah ini juga akan dilengkapi dengan aplikasi di ponsel pintar.

Untuk mengantisipasi terbatasnya sinyal karena penggunaan ponsel secara bersamaan oleh tambahan ribuan pengunjung nantinya, operator ponsel terbesar di Jepang, DoCoMo, tengah bekerjasama dengan Nokia untuk membuat koneksi nirkabel 5G. Teknologi ini telah diuji coba dan mampu menerima transmisi data hingga 2 gigabit per detik.


3. Hujan Meteor Buatan

Logo Olimpiade Tokyo 2020

Upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 akan dimeriahkan dengan hujan meteor buatan. Perusahaan bidang astronomi Jepang yang bernama ALE tengah bekerja sama dengan universitas-universitas lokal untuk membuat satelit mikro berukuran kubus. 

Nantinya, satelit tersebut akan menembakkan hujan meteor buatan yang berwarna-warni. Teknologi ini sendiri sudah memakan biaya mencapai 4 juta dollar AS.


4. Budaya Pop Jepang

Tokoh animasi Doraemon yang jadi salah satu tokoh animasi yang mempopulerkan Olimpiade 2020.

Tokoh-tokoh ikonik sebuah negara biasanya diikutsertakan dalam upacara pembukaan dan penutupan olimpiade. Contohnya, tokoh James Bond, Lord Voldemort, Mr. Bean, sampai Mary Poppins muncul di upacara Olimpiade London 2012.  

Maka tak salah jika karakter-karakter ikonik seperti Super Mario Bros, Pac-Man, Hello Kitty, Pokemon, hingga tokoh-tokoh anime diharapkan menjadi bintang di pergelaran tersebut. Jika Brasil mengadakan parade karnaval yang menjadi ciri khas negaranya, Jepang mungkin akan membuat parade cosplay


5. 5 Cabang Olahraga Baru

Robot jadi ikon pada penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020.

5 cabang olahraga baru akan dipertandingkan di Olimpiade Tokyo nanti, yakni baseball dan softball, karate, skateboarding, memanjat, dan berselancar. Penambahan olaharaga populer di Jepang seperti baseball ini diharapkan mampu menjaring minat anak-anak muda terhadap olahraga.

OlimpiadeOlimpiade Tokyo 2020

Berita Terkini