Pebalap Yamaha Jorge Lorenzo finis kelima pada GP Belanda, Sabtu (29/06/13) kemarin. Lorenzo membalap dengan menahan rasa sakit. Rupanya dokter sudah melarang Lorenzo membalap.
Penggila MotoGP berdecak kagum melihat perjuangan Jorge Lorenzo di Sirkuit Assen, Belanda, Sabtu (29/06) kemarin. Dengan cedera tulang selangka Lorenzo masih mampu finis di urutan lima.
Belakangan Lorenzo mengaku dokter sebenarnya tak memperbolehkan dia membalap di Assen. Dokter meminta rider Yamaha istirahat.
"Dokter meminta saya menunggu hingga beberapa hari setelah operasi," kata Lorenzo kepada Diario AS, Kamis (04/07/13).
Tapi Lorenzo melawan saran dokter. "Semua orang berpikir saya gila. Tapi tim sangat mendukung. Mungkin tanpa dukungan mereka, saya masih akan ragu," Lorenzo menjelaskan.
Pebalap berjuluk Por Fuera menyadari keputusan untuk tetap membalap di Assen bisa menjadi balapan terakhirnya.
"Itu penuh risiko. Jika jatuh, saya bisa saja mematahkan tulang lagi dan gagal melanjutkan atau mungkin tak memiliki karier lagi,” kata Jorge.
“Saya memutuskan untuk melakukan atau saya justru akan menyesal jika tak melakukan," kata dia lagi.