Moto2 2013

Topan Timba Ilmu

Kamis, 25 Juli 2013 23:48 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Pebalap QMMF Racing Team dukungan Evalube, Rafid Topan Sucipto, mengaku mulai mengenal telemetrik. Alat itu berguna mengukur seluruh data dirinya saat membalap dengan akurat.

"Besar gravitasi saja bisa dilihat. Di Moto 2, skill dan pengenalan motor sama-sama dibutuhkan. Pengalaman saya bertambah terus," tutur Topan seusai berbuka bersama di Jakarta, Kamis (25/07/13).

Manajer Topan, Alfonso Judiarto, menilai, kemampuan pebalap binaan dia itu terus berkembang dalam setiap perlombaan. Manajemen dan sponsor pun makin optimistis mendukung penampilan Rafid.

"Terakhir Topan bisa finis dengan mulus di sirkuit sulit seperti Sachsenring. Padahal banyak yang terjatuh di sirkuit angker itu," ungkap Alfonso.

Dia mengatakan, pihaknya terus menggenjot mental bertanding Rafid. Faktor non-teknis itu yang jadi problem terbesar lelaki berusia 19 tahun itu di kelas Moto2.

"Jangan khawatir, kami sudah tahu bagaimana caranya membuat Topan tidak nervous lagi saat membalap lagi usai jeda balap," tandas Alfonso.