Turun di nomor 100 meter gaya punggung putra, Ricky menjadi yang tercepat menyentuh dinding finis dengan catatan waktu 58,42 detik atau lebih cepat 0,41 detik dari Yang Chunyao yang peraih perak asal Taiwan.
Ricky tidak menyangka dapet merebut emas karena berdasarkan hasil waktu kualifikasi dan semifinal, pencapaiannya sudah maksimal. Ricky mengaku hanya membidik perak atau perunggu.
"Perkiraan kalau ga perak, ya perunggu karena saya merasa ada yang lebih baik, dari Taiwan. Dia posisinya 1-2 terus saat penyisihan dan semifinal," kata Ricky Anggawidjaja.
Prestasi Ricky mengejutkan tim. Pelatih Indonesia Hartadi Noertjojo mengungkap renang hanya mematok medali dari Monalisa Arieswaty Lorenza. Itupun medali perunggu.
Monalisa menjadi atlet Indonesia yang menyumbang medali pertama dari pesta olahraga atlet Asia di bawah usia 18 tahun.
Medali Indonesia bertambah dari cabang atletik, setelah Aprilia Kartina merebut medali perak nomor 500 meter putri. Indonesia mengirim 104 atlet untuk bertanding di 13 cabang AYG 2013.