Alonso harus puas menjadi pebalap kedua tercepat yang menyelesaikan GP Italia yang berlangsung di Sirkuit Monza, Minggu (08/09/13).
Yang menjadi juara di Monza adalah Sebastian Vettel. Juara ketiga di Monza tercatat atas nama Mark Webber. Vettel dan Webber tercatat sebagai dua pebalap Red Bull.
Hingga balapan di Monza berakhir, Alonso menambah perolehan angka menjadi 169. Secara keseluruhan, Vettel masih memimpin daftar peringkat dengan keunggulan 53 poin dari Alonso.
Putaran berikutnya akan berlangsung di Singapura pada 22 September 2013. Seri penutup terjadi di Brasil pada 24 November 2013.
Sambil berharap, Alonso terang-terangan sangat membutuhkan keberuntungan (dewi fortuna) untuk menjadi juara dunia saat kompetisi masih tersisa tujuh balapan.
“Kami realistis. Jarak terlalu jauh dan balapan yang tersisa tidak cukup banyak, apalagi kami tidak punya kecepatan untuk saat ini untuk memenangi sejumlah balapan," kata Fernando Alonso.
“Kami perlu keberuntungan dan kami ingin Vettel gagal finis beberapa kali atau apapun untuk memenangi kejuaraan. Ini sulit dengan seri tersisa dan selisih poin,” tegas pria asal Spanyol.
Namun Alonso tidak menyerah dan belum mengibarkan bendera putih kekalahan. Alonso belajar dari balapan musim lalu saat Vettel mengejar defisit angka hingga menjadi juara dunia.
"Sama dengan tahun lalu. Sulit bagi Vettel untuk menyusul dan semuanya tergantung kami. Tapi kami gagal menunaikan tugas, kami gagal finis di Suzuka dan terkendala masalah lain," jelas Alonso.