Keputusan Pertamina terjun ke F1 sebagai tujuan akhir di ajang adu cepat jet darat. Dalam beberapa tahun terakhir, nama Pertamina sering muncul di kelas Formula GP2 (setingkat di bawah F1).
“Secara perlahan, kami pasti menuju ke F1. Sekarang kami sudah menyiapkan cikal bakalnya," kata Arifun Dhalia selaku sales region manager V PT Pertamina Lubricants di Denpasar, Bali, Jumat (20/09/13).
Saat ini Pertamina menjadi sponsor utama pebalap Italia Giovanni Venturini di GP3 dan Rio Haryanto di GP2. Venturini meraih juara pertama GP3 di Sirkuit Silverstone, Inggris, 30 Juni 2013.
Kesuksesan Venturini melengkapi keberhasilan Rio naik podium kedua di race II GP2 di Eropa, beberapa waktu sebelumnya. Hal itu menambah keyakinan Pertamina terjun ke F1.
Selain Venturini dan Rio, Pertamina menetapkan Rifat Sungkar, Subhan Aksa dan Alexandra Asmasoebrata (tiga pebalap nasional) sebagai duta saat berlaga di ajang internasional.
Rifat masih berjuang di beberapa seri kejuaraan reli di Amerika. Subhan di pentas World Rally Championship (WRC) 2 di Eropa dan Alexandra bersaing di Formula Renault Asia.
Sepanjang 2012, penjualan oli Pertamina di 23 negara di Asia, tidak termasuk Indonesia, dan Eropa mencapai Rp1,5 triliun. Untuk 2013, target naik setelah Pertamina mengakuisisi dua pabrik oli di luar negeri.