Membalap dengan mobil Red Bull, Vettel (26) menjadi juara dunia keempat kali F1 usai pertama kali menyentuh finish di Buddh International Circuit, Greater Noida, India, Minggu (27/10/13) sore.
Vettel kini jadi pebalap F1 menjadi juara dunia empat kali beruntun. Sebelum Vettel, hanya Juan Manuel Fangio (1954, 1955, 1956 dan 1957) dan Michael Schumacher yang melakukannya.
“Selamat untuk Sebastian. 4 gelar juara dunia berurutan pencapaian luar biasa. Dia sekarang ada di buku daftar legenda. Untuk bisa mencapai itu di usia muda, itu fenomenal,” puji Hamilton yang finish ke-6.
Posisi pertama di India membuat Vettel mengumpulkan 322 angka. Keunggulan 115 poin atas pebalap Ferrari Fernando Alonso membuat tiga seri terakhir tidak berpengaruh.
Sebelum edisi 2013, Vettel asal Jerman menjadi juara dunia pada tahun 2010, 2011 dan 2012. Vettel tinggal butuh tiga gelar juara dunia untuk menyamai rekor Michael Schumacher.
Schumacher yang juga berdarah Jerman tercatat sebagai pebalap terhebat sepanjang sejarah F1 hingga 2013 dengan rekor tujuh kali juara dunia F1 (1994, 1995, 2000, 2001, 2002, 2003 dan 2004).
“Selamat untuk Sebastian. Dia menunjukkan diri layak untuk mendapatkan gelar keempat. Pujian untuk performanya dan timnya sungguh luar biasa musim ini,” sanjung Schumacher.
Selain Hamilton dan Schumacher, Vettel menerima banyak pujian. Menanggapi berbagai sanjungan, Sebastian Vettel mengaku kehabisan kata-kata.
“Saya kehabisan kata-kata. Ketika melewati garis finish, saya merasa kosong. Saya tidak bisa meminta lebih,” kata Vettel.
Pria kelahiran Heppenheim, Hesse, Jerman, 3 Juli 1987, selalu ingat untuk memuji sekelompok orang di tim Red Bull yang bekerja keras membantu.
“Saya ingin berterima kasih untuk setiap orang yang ada di belakang tim karena ini bukan musim yang mudah. Dari luar terlihat mudah, tapi tidak. Ini sulit untukku,” ujar Vettel.