Sindrom yang diderita Pedrosa biasa disebut arm pump dan bisa membuat lengan tangan kehilangan kekuatan dan indra perasa. Operasi dilakukan di Rumah Sakit Universitario Quiron Dexeus, Barcelona pada Selasa pagi waktu Spanyol, dan ditangani oleh Dr. Mir. Sang dokter yakin Pedrosa akan pulih saat MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, 16-18 Mei 2014.
“Setelah beraksi penuh pada GP Spanyol akhir pekan lalu, di mana Dani kehilangan posisi kedua (dari Valentino Rossi) dengan beda waktu 0,098 detik, tes (medis) yang dilakukan pada Senin (05 Mei 2014) berlangsung positif, Dani menjalani operasi pada (Selasa) pagi ini untuk memulihkan diri dari compartmental syndrome, demi sembuh dari penyakit yang biasa diderita para pebalap Kelas Dunia,” tulis rilis resmi Repsol Honda, tim Pedrosa, di laman Crashnet.
“Karena merasa tak nyaman pada lengan kanan, Dani diperiksa oleh Dr Mir. Setelah berkonsultasi, keputusan yang diambil adalah menjalani operasi sesegera mungkin, untuk memperbesar peluang Dani berkompetisi pada GP Prancis,” sambung rilis Repsol Honda.
Masih dari rilis resmi tim Dani Pedrosa, Dr Mir menggunakan teknik dua irisan untuk memasuki tulang lengan kanan Pedrosa, membebaskan otot flexor dan prone-extensor dalam sebuah operasi minimalis (mircrosurgery).
“Dani akan tetap berada di rumah sakit selama 24 jam dan dilarang menggerakkan tangan selama beberapa hari. Setelah ini dia akan menjalani pemulihan fungsional. Jika memang berjalan sesuai rencana, Dani seharusnya ambil bagian dalam balapan berikutnya sesuai dengan kalender MotoGP, yang akan digelar dalam 10 hari di Le Mans, Prancis,” papar Repsol Honda.
Saat ini, Pedrosa masih berada di posisi kedua klasemen pebalap MotoGP, kalah dari Juara Dunia 2014 dan rekan setim dia, Marc Marquez. Pebalap Spanyol itu belum terkalahkan pada MotoGP musim ini.