Mercedes memberikan perintah kepada Hamilton untuk memberikan jalan kepada Nico Rosberg pada lap-lap terakhir GP F1 Hungaria 2014 di Sirkuit Hungaroring, Stavelot, Minggu (27/07/14).
Namun, Hamilton memilih tak mempedulikan dan akhirnya masuk garis finish sebagai pebalap ketiga, di bawah sang juara, Daniel Ricciardo (Red Bull), dan Fernando Alonso (Ferrari). Rosberg yang masih memimpin klasemen pebalap F1, harus puas berada pada posisi keempat.
Setelah lomba, Hamilton mengau sangat terkejut ketia tim Mercedes meminta dia menyingkir dan memberikan jalan kepada Rosberg. Sementara Non-exevutive Chairman Mercedes, Niki Lauda, mengaku bisa memahami bahwa Hamilton punya hak untuk tak memberikan jalan kepada rekan setimnya itu.
Sekarang, ketika permasalahan makin mendekati penyelesaian, Hamilton datang dengan pernyataan bahwa dia hanya menjalankan tugas seperti yang tertera pada kontrak dengan Mercedes.
"Itu bukan soal mempertanyakan otoritas dan saya merasa tak bertindak kasar," sebut Hamilton kepada Press Association.
"Bahkan saya tak merasa sebagai orang jahat. Saya hanya melakukan tugas dan berada di papan atas," tegas pebalap Inggris itu lagi. "Saya dikontrak ntuk membalap dan memberikan poin untuk tim. Saya disewa sebagai saya pribadi dan membalap dengan hati."
Pada saat awal balapan, Hamilton merasa tak berada di garis start terdepan. "Saya melakukan start dari pit lane, jadi apa yang ada di pikiran saya adalah saya tak bisa mendapatkan hal lebih buruk lagi. Saya telah memberikan segala yang saya punya," papar Hamilton.
"Pada akhir tahun mungkin saya akan melakukan refleksi dan berkata, 'jika mobil tak terbakar' atau 'andai rem tak rusak', 'kalau saja saya tak melakukan kesalahan saat kualifikasi', 'jika mesin tak rusak pada saat balapan'... semua itu," lanjut Lewis Hamilton. "Jadi, itu bukan soal melepaskan poin satu pun, saya telah berusaha keras untuk tetap berada di depan dan saya tak merasa itu sama kerasnya dengan kewajiban saya untuk membantu."