Marc Marquez belum berhenti untuk terus menorehkan rekor baru. Setelah musim lalu menjadi juara dunia MotoGP termuda, pebalap 21 tahun itu baru saja mencatat kemenangan beruntung terpanjang dalam satu musim saat menjuarai MotoGP Jerman pada tiga pekan lalu di Sirkuit Sachsenring.
Kemenangan kesembilan Marquez tersebut mematahkan rekor milik legenda Giacomo Agostini, yang mencatat delapan kemenangan beruntun pada Grand Prix 500cc 1971. Selain itu prestasi tersebut membuat pebalap Spanyol itu sulit dikejar lawan-lawannya pada kompetisi musim 2014.
Kini Marquez mengincar kemenangan ke-10 pada MotoGP Amerika Serikat di Sirkuit Indianapolis, Minggu (10/08/14). Namun Marquez akan mendapat perlawanan ketat karena dirinya kini menjadi public enemy dari seluruh pebalap MotoGP.
"Kami harus mengalahkannya sebelum kompetisi ini berakhir. Ini adalah dominasi yang besar. Dia melakukan tugasnya dengan baik. Namun, kami akan mencoba mengalahkannya," ujar pebalap Movistar Yamaha MotoGP Valentino Rossi seperti dikutip Crash.
"Saya setuju dengan Rossi. Kami tak ingin melihat satu pembalap memenangkan setiap seri. Sebab, hal itu membuat balapan terlihat mudah," sambung pebalap Drive M7 Aspar Nicky Hayden.
"Seperti yang diungkapkan Hayden, semua pembalap ingin mengalahkan Marquez. Saya pikir, semua pembalap memang harus menghentikan kemenangan Marquez," kata pebalap Monster Yamaha Tech 3 Pol Espargaro.