Dari rumor yang beredar, tim Mercedes dengan sengaja memenangkan Hamilton agar kekecewaannya di GP Belgia lalu saat ditabrak oleh Nico Rosberg terbayarkan. Insiden tabrakan itu dilakukan Rosberg pada lap kedua.
Tidak lama berselang, Bos Mercedes Toto Wolff langsung membantah kabar tak sedap yang ditujukan kepada mereka. “Itu hanya pemikiran yang paranoid. Jika kami memang ingin konspirasi, itu akan menjadi hal yang sangat memalukan,” ujarnya seperti terdapat di laman Skysport.
“Ada banyak tekanan pada Rosberg karena Hamilton membalap dengan cepat. Anda semua bisa melihatnya. Tentang Rosberg? Tidak ada masalah mekanik dengannya,” lanjut Wolff.
Dengan kemenangan di Monza kemarin, Rosberg tetap berada di puncak klasemen dengan membukukan 238 poin. Sedangkan Hamilton ada di peringkat kedua dengan perolehan 216 poin atau selisih 22 poin dengan Rosberg.