Federasi Otomotif Internasional (FIA) memutuskan untuk menghentikan seri balapan GP F1 Jepang, Minggu (05/10/14), karena kondisi hujan deras yang mengguyur Sirkuit Suzuka. Namun FIA baru menghentikan lomba ketika pebalap Marussia, Jules Bianchi, mengalami kecelakaan pada lap ke-46.
Akan tetapi pebalap Finlandia, Kimi Raikkonen, memiliki pendapat berbeda. Juara dunia 2007 itu menilai bahwa kondisi hujan yang menyelimuti Sirkuit Suzuka tidaklah terlalu berbahaya, namun juga tidak 100 persen aman.
"Saya tidak berpikir (kondisi) itu begitu buruk. Jika menggunakan ban intermediet, masalah hujan bisa teratasi. Saya melihat itu tidak terlalu buruk. Memang sebagian lintasan sedikit lebih banyak tergenang air, tapi itu tergantung ban yang Anda gunakan dan cara membalap Anda," ucap Raikkonen seperti dikutip dari Crash.
"Jelas ketika hujan sedikit lebih deras, itu akan lebih menggenang di lintasan. Jika Anda bisa bertahan di lintasan itu sedikit lebih baik, tapi saya hanya membicarakan diri saya. Agar lebih aman harus mengganti ban, dan kami mengganti ban tapiu saya tidak tahu karena ada safety car dan bendera kuning."
"Apakah lomba itu aman? Apakah aman yang pernah? Anda tidak bisa mengatakan sekarang sudah aman dan satu lap kemudian itu tidak aman. Kami tahu kondisi itu rumit dan melihat hujan yang semakin deras dengan ban yang sudah gunakan itu membuat semakin rumit," sambung pebalap 34 tahun itu.