Ferrari Tolak Pemberlakuan Kenaikan Riset Mesin

Senin, 20 Oktober 2014 22:27 WIB
Editor: Adrian Syahalam
 Copyright:

Toto Wolff membantah pernyataan kubu tim Scuderia Ferrari ihwal pengembangan mesin beskala kecil akan memicu kenaikan biaya dalam ajang gelaran F1.

Mengacu kesuksesan tim Mercedes pada musim ini yang didukung mesin dengan daya kekuatan yang mumpuni. Sejumlah pesaing dari konstruktor di ajang balap F1 mendesak agar FIA tak memberlakukan larangan pengembangan mesin.

Akibat ide tersebut, tim Ferrari ngotot menyebutkan pengembangan mesin tak akan memicu pembengkakan biaya dalam ajang tersebut.

Melansir planetF1, Wolff tegas menyatakan ide tim Ferrari itu konyol.   

"Kami hingga kini masih melakukan pengembangan mesin pada musim ini. Dan sekitar Juni dan Juli akan menggunakannya pada mobil kami. Lantaran proses pengujiannya dengan menggunakan mekanisme dyno test tergolong mahal, pengembangan kami lakukan hanya dua kali setahun."

Wolff juga tak memahami bagaimana penghitungan biaya yang dikeluarkan Ferrari.

"Mestinya kami membantu Ferrari untuk menyodorkan biaya yang sudah kami keluarkan selama ini," kata Wolff.
 
Menurut Wolff, dalam ajang balap jet darat tak ada alasan untuk tak keluarnya biaya besar untuk pengembangan mesin.

"Anda tak mungkin mengatakan harus mengeluarkan biaya besar karena anda tak mengetahui prosesnya," tambah ia.

Meski begitu, bos tim Ferrari Marco Mattiaci tak terlalu kaget dengan pernyataan petinggi tim Mercedes tersebut.

"Saya rasa dia (Wolff) tak adil membicarakan masalah besaran pembiayaan pengembangan mesin. Kami tak pernah mengatakan Ferrari tak ingin keluar biaya besar," beber Mattiaci.

Ferrari hingga kini, imbuhnya, menegaskan belanja biaya besar tak diperlukan pada sektor pengembangan mesin.   

2