Red Bull harus mengganti mesin untuk tunggangan Sebastian Vettel pada GP F1 Amerika 2014 kali ini. Namun, mesin mobil pebalap Jerman itu sudah lima kali diganti dan itu adalah jatah maksimal yang telah ditetapkan Federasi Otomobil Internasional (FIA).
Vettel pun kemungkinan absen dalam sesi Kualifikasi GP F1 Amerika 2014 pada Sabtu mendatang.
Yang terjadi biasanya adalah hukuman pengurangan posisi grid start, namun jika Red Bull memutuskan mengganti keseluruhan mesin, Vettel akan mulai membalap dari pitlane. Red Bull makin diuntungkan kalau memastikan absen dari sesi kualifikasi, karena menghemat mileage mesin.
Vettel dengan lapang dada menerima sanksi itu, namun dia masih berkomentar soal aturan itu.
"Sepertinya itu (dirinya absen kualifikasi) yang akan terjadi di Austin. Aturan itu sangat bodoh," tandas Vettel. "Jadi, orang menghidupkan televisi dan melihat siapa saja pebalap yang masih ada (pada posisi start) dan tak bisa berbuat apa-apa."
Bahkan, ada kemungkinan Vettel hanya akan duduk manis pada saat sesi latihan bebas di trek kebanggaan Texas tersebut.
Bobby Epstein, Co-founder Circuit of the Americas, menyayangkan nasib naas yang dialami Vettel.
"Saya ikut bersedih ketika mendengar dia mungkin absen dalam sesi kualifikasi," ucap Epstein. "Sayang sekali. Saya ingin melihat dia pada posisi start Minggu (02/11/14). Itu tak akan berpengaruh pada penjualan tiket, karena sebagian besar orang yang datang untuk melihat semua yang terjadi dengan mata kepala sendiri, tapi (apa yang dialami Vettel) itu adalah hal yang patut disayangkan."
Rekan setim Vettel, Daniel Ricciardo, akan menjalani sesi kualifikasi seorang diri mewakili Red Bull. Pebalap Australia itu punya banyak penggemar di Negeri Paman Sam.
"Daniel banyak berkomentar sangat bagus soal trek kami dan jadi salah satu sirkuit favoritnya. Dia punya banyak fans di sini," sebut Epstein.