Pebalap tim Scuderia Ferrari Kimi Raikkonen siap menjadikan kegagalan sepanjang musim ini bareng Ferrari bakal menjadi pelajaran berharga.
Eks juara dunia F1 berusia 35 tahun ini tercatat masih menjalani semusim bareng Ferrari. Pada kurun 2007 sampai 2009 ia membela tim berlogo kuda jingkrak tersebut. Namun, setelahnya ia mundur dari arena F1 dan terjun ke arena Rally sebelum akhirnya balik lagi pada 2012 ke ajang balapan jet darat lagi.
"Saya gagal. Hasil itu tak akan berpengaruh meski saya berada di urutan kedua atau bahkan kedua puluh. Tugas saya disini memenangi balapan," terang Kimi.
Melansir planetf1, pada balapan yang menyisakan satu laga ini. Posisi Raikkonen masih tertahan di urutan 11 dan hanya mengantongi 53 poin. Ia menegaskan, dirinya tak bisa dikatakan sebagai kampiun jika tak menjadi yang pertama.
Eks pebalap tim Mclaren Mercedes ini meyakini, kubu Ferrari sudah mengantisipasi hasil buruk pada musim ini. Tim asal Maranello, Italia tersebut dipastikan telah mengantongi celah-celah buruk sektor mesin yang menjadi sandungan Ferrari pada kali ini.
Kimi berujar, "Musim ini sangat sulit. Namun, kami sudah memiliki catatan bagaimana memacu kerja mesin di musim depan. Saya yakin mekanik kami memahami itu," imbuh ia.
Pada 2007 lalu, Ferrari bareng Kimi pernah meraih gelar juara dunia dan konstruktor. Kondisi yang dialami pun serupa dengan yang dialaminya kini.
Selain itu, tim ini pun pernah mengalami musim buruk tanpa gelar saat periode awal pebalap veteran Michael Schumacher. Selang semusim, Ferrari meraih gelar dan mendominasi ajang tersebut sepanjang beberapa musim.