Sean Gelael Bersiap Balapan di Monaco

Senin, 18 Mei 2015 14:07 WIB
Editor:
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
Sean Gelael. Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT
Sean Gelael.

Sean akan bergabung bersama pebalap Formula 1 dan membalap di Sirkuit Jalanan Monte Carlo guna mengikutikejuaraan Monaco Grand prix.

Sean yang tergabung bersama Tim Jagonya Ayam with Carlin kali ini akan menjalani format pertandingan yang berbeda, hanya diperkenankan melakukan satu kali latihan bebas, satu kali sesi kualifikasi dan langsung balapan.

Tentu saja ini merupakan pertama kalinya bagi Sean berada di sirkuit yang sangat bersejarah ini, yang terletak di sebelah Laut Mediterania. Tetapi, rekan satu tim Sean di Jagonya Ayam with  Carlin, Tom Dillmann, sudah pernah membalap di Monaco sebelumnya.

Dengan begitu, Tom yang sudah menjalani empat kali balapan dalam jangka waktu dua tahun di seri GP2, jadi Tom akan dapat banyak memberikan masukan kepada Sean mengenai tantangan-tantangan yang ada di lintasan.

“Lintasan di Monaco sebenarnya lebih mudah dibandingkan di Pau. Lintasannya lebih lebar dan ada lebih banyak waktu diantara tikungan. Tetapi mobil Formula Renault 3.5 lebih besar dari yang biasa Sean pergunakan, dan juga memiliki horsepower yang lebih besar, sehingga masih akan cukup sulit,” ucap Tom seperti liris yang diterima INDOSPORT.

Secara khusus Tom menunjuk titik Tabac corner sebagi tikungan terberat di trek ini. Tikungan yang terdiri dari tikungan S yang berkarakter sangat cepat dilanjutkan dengan chicane yang lambat. Banyak pebalap yang mengalami kecelakaan di sini selama bertahun-tahun. 

“Tetapi saat di GP2, saya selalu memiliki perasaan yang nyaman di sini. Kita selalu memiliki perasaan yang bagus saat di sirkuit jalanan, sirkuit-sirkuit ini benar-benar sesuatu yang istimewa, karena anda akan mendapatkan sensasi yang lebih dibandingkan jalur normal. Sean harus memulainya dengan cepat tetapi tidak terlalu cepat, karena kalau dia menabrak dan kehilangan waktu tentu akan sangat merugikan. Sean harus mampu menemukan ritmenya, membalap di jalurnya dan berusaha untuk mendapatkan catatan waktu yang terbaik,” tambah Tom.

“Saya tahu Sean selalu bertujuan untuk melakukan yang terbaik, tetapi berada untuk pertama kalinya di Monaco, tentu merupakan pencapaian yang sangat baik apabila mampu memperoleh poin. Tetapi hal itu tidak akan mudah,” ungkap Tom.

1