Menengok sedikit ke belakang, tugas untuk memanyuni para pebalap sebelum balapan dimulai menjadi kewajiban para istri atau kekasih para pebalap. Tapi itu di era 60an.
Seiring perkembangan industri, tugas para istri dan kekasih pebalap digantikan oleh paras-paras cantik yang berganti di tiap race berlangsung. Sebenarnya istilah 'gadis paddock' diadaptasi dari istilah dalam olahraga berkuda. Paddock ialah kandang kecil tempat kuda-kuda bersiap untuk ikuti lomba.

Mengantisipasi agar para pebalap tidak stress sebelum race dimulai, para gadis paddock ini bertugas untuk menjaga para pebalap ini dari tingkat stress yang tinggi sebelum race berlangsung.

Era industri di olahraga jug menyeret para gadis paddock ini bertugas untuk papan reklame berjalan. Kostum yang mereka gunakan sudah menjadi kewajiban terpampang pihak sponsor, tentu dengan ukuran kostum yang seksi untuk menarik mata.
Namun untuk menjadi gadis paddock tidak semudah seperti yang dibayangkan. Meski sepintas terlihat seperti layaknya sales promotion girl (SPG), syarat untuk menjadi gadis paddock ialah berusia muda, memiliki bakat modeling dan fotogenik, bersedia menggunakan pakaian minim dan tahan terhadap sengatan matahari.