Hingga saat ini McLaren masih kesulitan untuk mengembangkan mesin Honda dalam performa terbaiknya. Tim asal Inggris itu masih belum menemukan kinerja dan daya tahan dari mesin Honda RA615H Hybrid.
Ron Dennis percaya masalah tersebut tidak lepas dari kurangnya pengujian yang dilakukan McLaren. Alhasil, turut membuat pebalap asal Spanyol, Fernando Alonso kecewa.
"Saya pikir Fernando juga mengalami frustasi seperti saya, yang tidak bisa melakukan pengujian ketika Anda tidak kompetitif. Masalah ini adalah sebuah cacat besar. Ini adalah masalah sulit untuk meningkatkan performa mesin dan mobil," kata Dennis kepada F1i.
"Ini sebenarnya tidak menghemat uang karena kami melakukan perkembangan mobil tanpa hasil. Kami tidak selalu mendapatkan hasil bagus, dan ketika kami tidak bisa mendapatkan hasil bagus, kami membuang-buang uang. Jadi kesalahan bisnis."
"Ini lebih ke menghambat kinerja tim daripada permasalahan menghemat uang. Ini tidak menghemat uang siapa pun, tapi ini adalah tim kecil. Itu bukanlah F1. F1 adalah kompetisi, bukan masalah untung rugi. Dan anehnya, kerugian terbesar di F1 adalah tidak melakukan pengujian," sambung Dennis.
Pada musim ini McLaren kembali menggunakan mesin Honda setelah 19 tahun diperkuat mesin Mercedes-Benz. McLaren tidak memiliki waktu banyak untuk melakukan pengujian dengan mesin baru dan pada regulasi baru tim dilarang melakukan pengujian ketika musim F1 sedang berlangsung.
McLaren saat ini masih terpuruk di posisi kesembilan klasemen konstruktor dengan torehan 17 poin. Alonso telah menyumbang 11 poin, sedangkan Jenson Button menyumbang 6 poin.