Musim Depan, Red Bull dan Renault 'Cerai'?

Minggu, 23 Agustus 2015 18:25 WIB
Editor:
 Copyright:

Hubungan antara tim dan pemasok mesin Red Bull dan Renault tengah mengalami kondisi buruk tahun ini. Hal ini akibat dari memburuknya permainan tim Red Bull-Renault di musim ini. Awalnya kedua belah pihak akan kembali menjalani kerjasama di musim depan, namun prestasi buruk musim ini, seperti dilansir ESPN, kontrak akan berakhir musim depan. 

Kepala tim Red Bull, Christian Horner mengatakan bahwa pihaknya akan menjalani sisa kontrak yang telah disepakati dan belum mengetahui langkah selanjutnya jika benar Red Bull dan Renault akan pecah kongsi. 

Horner secara tersirat juga menyindir perfomance mesin dari Renaulit. Menurut Horner, untuk bisa meraih kemenangan dan juara, tim perlu ada kemajuan dalam sasis dan mesin, 

"Kami harus menutup jarak dengan pesaing," kata Horner. 

Jika benar, Renault akan pecah kongsi, besar kemungkinan tim Red Bull akan bekerjasama dengan pabrikan asal Jerman, Mercedes. Namun bos Mercedes, Toto Wolff mengatakan perlu ada negosiasi formal untuk membuat jelas semuanya, 

"Kami masih melihat kondisi yang ada. Kami berjanji tidak akan mengganggu hubungan antar pihak sampai semuanya jelas," kata Wolff.