Para pengendara MotoGP berkebangsaan Jepang pun menyebut jika Grand Prix Motegi menjadi seri balap terpenting bagi mereka di setiap musimnya. Sebagaimana dilaporkan situs resmi MotoGP, mereka tak akan menyia-nyiakan kesempatan bermain di publik sendiri.
Juara dunia Moto2 asal Jepang, Takaagi Nagami, menjadi salah satu rider yang berhasrat untuk meraih kemenangan di kampung halamannya. Nakagami menargetkan dirinya meraih tujuh poin saat berlaga di Motegi.
Naik podium di Misano menjadi secercah harapan setelah dua tahun Nakagami mengalami masa-masa sulitnya di kelas menengah. Hasil terbaik pembalap asal tim Idemitsu Honda Team Asia ialah menempati posisi ketujuh di seri Motegi pada 2012 lalu.
Pembalap asal Jepang lain yang mengadu nasib di kelas Moto 3, Hiroki Ono dan Tatsuki Suzuki juga menunjukkan hasil beragam selama musim kompetisi berjalan. Ono membuat debut Kejuaraan Dunia melalui wildcard di kelas 125cc dan berlaga di Motegi pada tahun 2008, ia pun benar-benar menjadi pembalap tetap kelas 125cc pada 2015.
Sementara itu Suzuki, juga tampil menjanjikan sepanjang musim debutnya di World Championship. Hujan deras di seri Silverstone tak menghalanginya untuk meraih pon pertamanya di kompetisi 125cc, sementara di Aragon, pembalap tersebut berhasil finish peringkat 16, hasil yang diklaim cukup baik untuk seorang pembalap baru.
Delapan kali pengendara Jepang berhasil meraih kemenangan di Motegi, meskipun podium terakhir terakhir kali digenggam pembalap Negeri Sakura pada 2009. Hiroshi Aoyama keluar sebagai pemenang saat itu di kelas 250cc.
Selain pembalap, pabrikan motor asal Jepang, Honda,Yamaha dan Suzuki tpun berambisi untuk merebut tempat pertama di GP Motegi. Kemenangan terakhir tim Jepang, Repsol Honda, diraih Daniel Pedrosa pada 2012 lalu.