Cep Goldia, Media Relations Rio Haryanto menyebutkan pebalap asal Solo, Jateng, tersebut berhasil menyelesaikan 56 putaran pada sesi pagi hari dengan catatan waktu 1:49.593.
Sementara itu pebalap asal Inggris Jordan King yang juga menjalani tes F1 bersama Manor Merussia tersebut menjalani 59 putaran pada sesi sore harinya dengan catatan waktu 1:49.661. Bagi pebalap Inggris berusia 21 tahun ini merupakan kali pertamanya tampil mengemudikan mobil F1.
Rio Haryanto mengatakan, sudah cukup lama sejak terakhir kali dirinya menguji coba mobil Formula 1 bersama Manor juga pada 2012.
"Mobil-mobil sekarang banyak berbeda, terutama berkaitan dengan pengembangan-pengembangan mesin baru, jadi butuh beberapa saat untuk membiasakan diri dengan perubahan-perubahan, khususnya manajemen mesin," ujarnya seperti dilansir Antara.
Meski demikian, lanjut dia, sepanjang sesi pagi berjalan dirinya selalu memperbaiki catatan waktu dan tanpa masalah dapat mengikuti program dengan baik.
"Tentu ini merupakan tes Pirelli, sehingga program ditentukan oleh kebutuhan mereka, tapi saya senang dengan tugas yang telah saya laksanakan dan sangat bahagia mendapat kesempatan mengemudikan mobil F1 lagi serta menunjukkan apa yang dapat saya lakukan. Saya ingin berterima kasih kepada Manor untuk kesempatan ini dan semua pihak yang terus mendukung saya," lanjutnya.
Rio Haryanto baru saja menjalani seri terakhir lomba balap mobil GP2 Series 2015 bersama timnya Campos Racing dari Spanyol. Sampai berakhirnya GP2 Series 2015 ini, Rio Haryanto menempati posisi keempat dengan total nilai 138 di bawah Sergey Sirtkin (Rapax) nilai 139), Alexander Rossi (Racing Engineering) nilai 181,5, sedangkan posisi pertama ditempati Stoffel Vandoorne (ART Grand Prix) nilai 341,5.
Sedangkan secara tim Rio Haryanto dan Arthur Pic di Campos Racing menempati posisi keempat dengan nilai 198, sedangkan posisi ketiga ditempati DAMS nilai 220, posisi kedua Racing Engineering nilai 241,5, sedangkan posisi pertama ditempati ART Grand Prix dengan nilai 410.