Perseteruan yang tejadi, baik di dalam maupun di luar sirkuit antara Rossi dengan Marquez dan Lorenzo yang terjadi di musim 2015, menjadi sorotan pecinta MotoGP dunia.
"Sekarang cerita ini menjadi sangat panas, tapi menatap balapan musim depan akan tetap menjadi penting, terutama motivasi untuk terus melanjutkan balapan,” ujar pebalap 36 tahun itu seperti dilansir Autosport.
Bagi Lorenzo, Rossi memang memberikan isyarat untuk membuka hatinya dan memaafkan segala konflik yang terjadi antara keduanya.
Namun lain cerita dengan Marquez, rider Italia itu mengakui dirinya bingung harus melakukan apa terhadap pebalap Repsol Honda tersebut karena hubungan mereka dapat memanas lagi sewaktu-waktu.
"Tentang masa depan dengan Marquez, saya tidak tahu, apa yang bisa saya katakan? Apa yang bisa saya lakukan?”tambah Rossi.
"Saya hanya mencoba untuk menjelaskan sudut pandang saya dan menjelaskan apa yang terjadi. Sisanya adalah bukan pekerjaan saya," tutupnya.