Memasuki masa akhir pendaftaran calon ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) 2015-2019, Ketua DPRD-DKI, Prasetyo Edi Marsudi menyerahkan surat rekomendasi pengurus provinsi yang mendukung pencalonan dirinya ke kantor PP IMI.
Usai penyerahan pendaftarannya, dia melakukan silaturahmi bersama pengprov pendukungnya serta para pelaku otomotif tanah air.
"Untuk IMI yang lebih baik kedepannya, saya mengusung konsep profesionalitas, respect, active, social dan solid," tutur Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi kepada rekan media termasuk INDOSPORT.
Dengan mengusung konsep tersebut, dia percaya profesionalitas, integritas dan stewardship pengurus akan diperlukan untuk membangun rasa saling menghormati antar para pelaku otomotif. Selain itu, hal ini diharapkan bisa membawa IMI untuk memiliki kesempatan yang lebih luas untuk melakukkan fungsi pembinaan dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
"IMI akan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk melakukan fungsi pembinaan dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat dalam mewujudkan hubungan yang solid dengan semua stakeholder," lanjutnya.
Pria yang dikenal dengan nama Pras 86 ini telah berpengalaman di dunia otomotif sebagai pembalap lebih dari 30 tahun sejak 1983. Dengan pengalamannya itu, dia berharap dapat membawa IMI menjadi organisasi kelas dunia yang tidak hanya mengayomi kegiatan lokal, tetapi juga diperhitungkan ditingkat internasional.
Selain Pras 86, calon lainnya yang bersaing dalam pencalonan ketua umum IMI adalah Sadikin Aksa. Dia telah mengembalikan formulir dengan mengantongi 28 surat rekomendasi dari pengurus provinsi di seluruh Indonesia.