Alhasil, dalam sesi pemanasan dan uji coba track yang seharunya diadakan pada, pukul 10.00 WIB harus dimulai, pada pukul 12.30 WIB. Dalam ajang ini, ada 13 nomor perlombaan yang digelar. Dan masing-masing crosser diberi kesempatan untuk menjajal sirkuit sepanjang 1200 meter selama 10 menit.
Peserta, bukan hanya dari Indonesia saja, namun sejumlah negara seperti Malaysia, Thailand, Jepang dan masih banyak lagi juga ikut ambil bagian,
“Jika dilihat, track di sirkuit ini tanhanya berkombinasi. Terdiri dari tanah merah, hitam, dan lempung. Semoga hujan tak kembali turun, agar tak menggangu jalannya balapan,” harap Edy Gondrong, Konseptor Sirkuit.
Sementara itu, bagi pembalap andalan asal Solo, Ivan Harry mengakui jika sirkuit ini berbeda seperti sirkuit pada umumnya. Kontur tanahnya pun juga berbeda, “Tanahnya hitam, selain licin, terkadang kalau terpaksa dilintasi, tanahnya nempel di ban sehingga sulit berjalan,” akunya.