Setelah pensiun pada 2012 lalu, Stoner kembali bergabung bersama pabrikan motor asal Jepang itu dan menjalani peran barunya sebagai test rider.
"Untuk Honda saya hanya menjadi tim penguji sesekali dan tidak menggunakannya untuk mengasah potensi saya,” ujar rider Australia itu kepada Motosprint.
"Saya suka bekerja dengan orang-orang Honda Racing Coorporation (HRC) tapi saya pikir Marc dan krunya entah mengapa terancam oleh saya dan saya tidak tahu kenapa. Saya hanya ada di sana untuk menguji dan membantu,” tambahnya.
Pebalap 30 tahun itu juga menyebut jika ia sama sekali tak memiliki motif tersembunyi di balik peran barunya sebagai test rider Honda. Ia murni menerima pekerjaaan tersebut untuk menghormati Wakil Presiden HRC, Shuhei Nakamoto.