Hamilton Kritik Perubahan Aturan Formula 1

Kamis, 25 Februari 2016 10:49 WIB
Editor: Ramadhan
 Copyright:

Hamilton angkat bicara soal perubahan regulasi terbaru yang diresmikan oleh Federation Internationale de l'Automobile (FIA) untuk 2017. Dasar-dasar perubahan tersebut adalah membuat mobil lebih cepat dan lebih dramatis pada tahun 2017 mendatang.

Lewis Hamilton mengkritik pembuat aturan di Formula 1 tersebut. Pembalap Mercedes itu pun percaya bahwa mereka telah membuat keputusan yang salah selama bertahun-tahun.

Tim akhirnya akan berusaha untuk menurunkan berat mobil, agar bisa membuat mereka lebih cepat. Namun, hal tersebut justru membuat mobil menjadi lebih berat 20 kg dari sekarang. Hamilton pun menggambarkan hal tersebut sebagai sebuah kekonyolan.


Lewis Hamilton mengemudi mobil Mercedes barunya untuk mengarungi kompetisi Formula 1 musim 2016

“Saya tidak berpikir (saat ini) peraturan baik-baik saja, bahkan jika ada lima tim berjuang,” kata pembalap Mercedes, Lewis Hamilton.

“Saya tidak tahu apa jawabannya. Apapun keputusan yang sudah mereka buat belum tepat untuk beberapa waktu,” jelasnya.

“Dan saya baru menyadari bahwa ketika saya masuk ke mobil F1 itu 605 kg atau 610 kg dan sekarang 100 kg lebih berat. Mereka tidak harus mengubah peraturan untuk membuatnya melaju lebih cepat, dan membuat mobil lebih ringan. Mereka hanya terasa super berat,” ujarnya.


Lewis Hamilton bersama Mercedes berhasil menyabet gelar juara dunia Formula 1 musim 2015

Meskipun baru-baru ini para pembalap sudah mulai berkonsultasi tentang berbagai hal, namun Hamilton tetap merasa bahwa komunikasi benar-benar sangat diperlukan mengingat mereka adalah orang-orang di belakang kemudi.

“Saya tidak setuju dengan perubahan yang dibuat, dan telah dibuat selama bertahun-tahun. Kami hanya hidup dengan itu,” tambah Hamilton.

“Bagi mereka yang sudah mengemudi selama 10 sampai 15 tahun dan telah melalui semua perubahan aturan yang berbeda, mereka tahu mana yang bekerja dan mana yang tidak,” ujarnya.

“Jadi saya akan mengatakan bahwa kurangnya konsultasi merupakan hal yang buruk.”