Sesi tes hari ketiga adalah debut Rio memulai balap di bawah bendera Formula 1 (F1). Dia pun menjadi pembalap Manor Racing Team kedua yang menjajal kendaraannya untuk berlaga di F1 2016.
Pembalap Manor lainnya, Pascal Wehrlein, telah memulai sesi tes terlebih dahulu pada hari pertama dan kedua. Di sesi tes tersebut pria asal Jerman itu berhasil mencatatkan waktu terbaiknya 1 menit 25.925 detik.
Rio masih harus menjalani sesi tes hari terakhir (25/02/16) untuk meraih catatan waktu terbaik sekaligus kembali beradaptasi dengan mobil setelah sempat absen dua hingga tiga bulan.
“Saya membuat kesalahan kecil (terpelintir) dan hanya itu. Tidak ada kerusakan. Kami berhasil untuk pergi lagi di sore hari. Ini adalah hari yang sangat produktif bagi saya dan tim,” ujar Rio seperti dikutip Reuters.
"Sudah dua atau tiga bulan bahwa saya keluar dari mobil, itu cukup sulit tapi saya berhasil menjalankan rencana. Saya harus fokus pada pekerjaan saya dan tidak memikirkan tekanan,” tandas Rio.
Pembalap 23 tahun itu juga menambahkan jika kini mimpinya telah menjadi nyata. Dia pun sangat yakin secara perlahan dirinya akan terbiasanya dengan mobil F1, sebab kendaraan yang digunakan Rio itu lebih baik dari sebelumnya.

Kendaraan Rio Haryanto diangkut oleh truk usai terpelintir di tikungan ke lima pada Rabu (24/02/16).
"Formula Satu selalu menjadi tujuan akhir sehingga mimpi jadi kenyataan," lanjutnya.
"Saya pikir saya akan terbiasa untuk itu, dari hari ke hari. Perasaan secara umum mobil itu jauh lebih baik dibandingkan dengan yang sebelumnya,” tegas pembalap asal Solo tersebut.
Sebelum berlaga di ajang F1, Rio telah tampil di GP2 Series dan bercokol di posisi 4 klasemen akhir musim 2015. Pada ajang itu dia berhasil tiga kali mengumandangkan lagu Indonesia Raya di Bahrain, Austria, dan Inggris.