Formula Satu

Menpora Rela Potong Gaji Demi Bayar Utang Rio

Selasa, 1 Maret 2016 18:12 WIB
Editor: Rizky Pratama Putra
 Copyright:

Meskipun resmi menjadi pembalap F1 di tim Manor, Rio Haryanto masih memiliki utang yang harus dibayar kepada tim yang bermarkas di Inggris tersebut.

Untuk menindaklanjuti masalah yang berpotensi mengganggu persiapan Rio bersama tim, Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Imam Nahrawi menyatakan kesiapan untuk memotong gaji yang ia terima setiap bulannya.

Langkah ini juga diambil demi membantu langkah pembalap pertama Indonesia di ajang Formula Satu ini, sekaligus memberi semangat kepada pihak lain mengingat dana yang dibutuhkan sejatinya butuh miliaran rupiah yang tak bisa tertutup hanya dengan potongan gaji Imam Nahrawi.

Hal ini dibenarkan juru bicara Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Gatot S Dewa Broto ketika ditemui oleh awak INDOSPORT, Selasa (01/01/16).

"Ya, memang betul bapak Menpora akan mengambil inisiatif pemotongan gaji pribadinya. Sebetulnya juga bukan dipotong, melainkan gaji penuh beliau," ujarnya.

Rencananya Menpora akan mulai mendonasikan gajinya untuk menutupi utang Rio mulai bulan Maret atau April. “Hal itu sudah dibicarakan dari 10 hari yang lalu," ungkap Gatot.

Menpora berharap langkah yang dilakukannya juga bisa menginspirasi para staff untuk melakukan hal serupa.

"Point-nya juga adalah untuk para deputi hingga staff, dihimbau juga untuk mereka ikut berbagi buat Rio."

Meski demikian, Gatot menerangkan mendonasikan gaji bukanlah sebuah keputusan yang wajib diikuti oleh semua pihak. "Tapi soal besaran dananya, itu terserah mereka. Jadi tidak ada paksaan. Tidak memberi pun tidak apa-apa," tutupnya.

Besok, Kemenpora berencana mengajukan alokasi dana Rp50 miliar dalam pertemuan dengan Komisi X DPR RI.

Sebenarnya Rio sudah mendapatkan dukungan dari Pertamina sebesar 5,2 juta euro. Namun dana tersebut juga belum bisa dicairkan karena masih menunggu dana pendamping, termasuk dari Kementerian yang nilainya Rp 100 miliar.

Meski demikian, dana tersebut tetap kurang, karena untuk bisa memperkuat Manor selama satu musim membutuhkan dana sekitar 15 juta euro atau sekitar Rp227 miliar.