Lorenzo yang mencatat waktu 1 menit 55,452 detik unggul 0,4 detik dibanding pembalap Suzuki, Maverick Vinales, yang berada di peringkat dua. Kombinasi baru ban Michelin dan control ECU diklaim pembalap 28 tahun itu memberikan banyak perubahan untuk MotoGP musim ini.

Lorenzo tercepat di sesi tes pramusim di Qatar
"Saya pikir jika besok akan digelar balapan, maka akan benar-benar berbeda dari tahun lalu atau empat atau lima tahun terakhir. Kita akan memiliki banyak kejutan dan juga pengendara harus berhati-hati dengan segala sesuatu karena semuanya telah berubah sangat banyak," ujar juara dunia tersebut seperti dilansir Crash.
"Sistem elektornik ini belum cukup canggih, jadi kami harus benar-benar memperhatikan putaran gas, terutama saat ban belakang mulai menurun, sehingga akan lebih menuntut karena secara fisik dan mental Anda harus selalu berhati-hati, ini akan menguntungkan untuk para rider dengan gaya membalap lembut, jadi kita lihat saja nanti," tambah Lorenzo.

Lorenzo mengklaim balapan musim depan menuntit pembalap untuk lebih berhati-hati.
Meski unggul dalam tes pramusim pertama ini, Lorenzo mengklaim balapan sesungguhnya nanti akan jauh berbeda. Penggunaan ban Michelin dan sistem elektronik disebut Lorenzo membuat para pembalap harus lebih berhati-hati karena ban membutuhkan waktu yang lebih lama untuk panas.
"Di Phillip Island yang Honda yang sangat kuat tapi di sini, untuk saat ini, mereka memiliki beberapa masalah jadi saya pikir setiap trek akan memiliki perfroma yang berbeda. Trek ini sangat mirip dengan Sepang dan saya dapat melakukannya dengan baik," tutupnya.