Rafid Topan Sucipto santer dikabarkan dilirik tim asal Italia, Speed Up untuk mengikuti balapan di ajang Moto2. Akan tetapi, kini Rafid Topan Sucipto terbentur masalah pendanaan seperti yang dialami pembalap Indonesia lainnya, Ali Adrian.

Rafid Topan mencoba mengumpulkan dana untuk ke ajang Moto2 melalui akun media sosialnya.
Terkait hal itu, IMI melalui Wakil Sekretaris Jenderal, Billy Marbun mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung para pembalap yang akan berkompetisi di kancah dunia. Akan tetapi, bentuk dukungan tersebut tidak berkaitan dengan dana.
“Kita siap mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan administrasi, regulasi, teknik dan lainnya. Sementara di luar itu, bagiannya manajer mereka, lebih ke personal,”” ujarnya kepada INDOSPORT.
Lebih lanjut Billy menjelaskan bahwa IMI akan siap membantu hal yang berkaitan dengan regulasi dan administrasi seperti yang telah dilakukan kepada pembalap GP2, Philo Paz Patric Armand.
“Sejauh ini sudah ada datang untuk mengurus hal itu, seperti pihak Philo beberapa waktu lalu. Karena kan untuk berkarier di luar negeri kan harus ada legalitas atau rekomendasi dari IMI,” tandasnya.

Rafid Topan berjualan motor mini untuk mengumpulkan dana ke Moto2.
Dilansir dari laman Facebook nya, Rafid Topan berusaha mengumpulkan dana dengan berjualan motor mini agar bisa mewujudkan mimpinya mengaspal di Moto2.