Kemenpora Minta Calon Pembalap MotoGP Indonesia Cari Dana Sendiri

Selasa, 15 Maret 2016 17:59 WIB
Editor: Hendra Mujiraharja
© kemenpora
Ali Adrian dan Menpora Imam Nahrawi. Copyright: © kemenpora
Ali Adrian dan Menpora Imam Nahrawi.

Seperti Rio Haryanto yang harus berjuang mati-matian mencari dana demi berlaga di  Formula 1 (F1), Ali Adrian tampaknya harus menempuh jalan serupa. Pihak Kemenpora  melalui Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan, Gatot S Dewa Broto mengungkap jika  pihak manajeman pembalap berdarah Jawa-Kalimantan itu harus pula mampu mandiri  mencari dana.

“Dari pihak Kemenpora sudah memberikan dukungan penuh, Pak Menteri (Imam  Nahrawi) telah mengeluarkan surat rekomendasi agar sponsor mau mendanai Ali Adrian. Namun, sama seperti Rio pihak manajemen Ali juga harus mampu mencari dana dan tidak  sepenuhnya mengandalkan Kemenpora,” ujar Gatot saat dihubungi INDOSPORT.

Gatot menyebut jika pihak Kemenpora dan Ali Adrian terus menjalin komunikasi perihal  dukungan dana untuknya menhadapi sseri Moto 2 (satu tingkat di bawah MotoGP).  Pertemuan pihak Ali, ayahnya, dan Menpora terjadi pada Jumat  pekan lalu.

Ali kini tengah mempersiapkan diri untuk bisa berkarier di ajang CEV European  Championship Moto2 musim 2016. Ini bukan kali pertama, Ali Adrian mengikuti ajang ini.  Musim lalu, ia sempat berlaga di Moto2 namun hanya sampai seri awal.

"Kendala saya dari dahulu kala sama terus, yakni pendanaan, untuk masuk melaju ke  Moto2 harus ada sponsor dengan dana 2,5 juta dolar setara dengan Rp 36 miliar," ujar Ali beberapa waktu silam.