Hasil investigasi dari markas besar tim Ferrari di Maranello menyebutkan mesin mobil Kimi Raikkonen yang terbakar di GP Australia, masih bisa digunakan. Mesin ini akan mendapatkan perbaikan dan masih bisa digunakan pada GP Bahrain mendatang.
Mesin ini sempat menunjukan kecepatan yang cukup menjanjikan sebelum akhirnya terbakar. Pembalap Finlandia iniakhirnya harus keluar dari balapan setelah api keluar dari mesin mobilnya.

Mesin Kimi Raikkonen terbakar saat balapan di GP Australia.
Permasalahan pada sistem turbo mesin, disinyalir menjadi penyebab kebakaran pada mesin mobil Raikkonen seblum dilakukan investigasi. Namun, setelah mesin tersebut diperiksa secara menyeluruh di Maranello, terkuak bahwa sistem pengapian internal dan ERS yang menjadi penyebab kebakaran.
Ferrari memang tengah mendapatkan masalah dengan sistem turbo mereka. Tim Kuda Jingkrak belum mendapatkan setelan yang pas untuk turbo mereka.
Setiap tim memang hanya diberikan izin untuk menggunakan 5 mesin sepanjang 21 balapan tersisa. Hal ini membuat seluruh tim dan pembalap harus bisa mengelola dengan baik persoalan mesin ini.