Lorenzo membuat awal yang sempurna untuk musim kesembilan di Yamaha dengan kemenangan di musim pembuka di Qatar dengan ban Michelin. Kendati demikian penampilan gemilangnya itu masih membuat Yamaha mawas diri lantaran sang pembalap belum menandatangani kontrak baru.
Sementara itu, Valentino Rossi selaku rekan satu timnya telah menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun, sedangkan Lorenzo masih berkutat di dalam rumor ketertarikan Ducati.

Jorge Lorenzo mencium trofi saat menjadi juara di GP Qatar 2016.
"Ini akan menjadi keputusannya sendiri dan tidak hanya satu faktor. Memang benar bahwa Jorge [memiliki paket tangguh di Yamaha] tapi saya juga bisa membayangkan semua pesaing pada saat tertentu ingin melakukan sesuatu yang lain,” kata Zeelenberg, seperti dikutip Crash.
"Da telah berada di Yamaha selama delapan tahun, ada kemungkinan dia akan [keluar]. Tapi saya berharap dia cukup pintar untuk tinggal dengan Yamaha dan untuk memenangkan dua gelar lagi, mungkin tiga [termasuk musim ini]” sambungnya.
Sejak mulai berkiprah di MotoGP pada musim 2008, Lorenzo tak pernah mengakhiri musim di bawah posisi 4 besar. Kecemerlangannya itupun mmebuat Yamah tak sia-sia terus menjalin kerja sama dengan pembalap Spanyol ini.