Format baru sesi kualifikasi Formula 1 musim ini kembali tuai kritikan. Setelah sebelumnya banyak pembalap mengeluhkan itu di GP Australia, jelang GP Bahrain, format ini kembali dikritik.
Usai GP Australia lalu seperti dilansir Crash.net, banyak tim yang sudah sepakat untuk menggunakan format kualifkasi pada musim lalu. Namun FIA sebagai otoritas Formula 1 justru enggan menggunakan opsi format musim lalu sebagai opsi.
"Saya pikir malah jadi lebih buruk, pasalnya kami punya satu set ban di Q2, namun kami harus melakukan putaran dan balik lagi ke garasi. Ini hal konyol," kata Eric Boullier, bos McLaren.
Tidak hanya bos McLaren yang ungkap rasa tidak sukanya dengan format kualifikasi tersebut, pembalap Formula 1 asal Indonesia, Rio Haryanto juga ungkap rasa kecewanya dengan format tersebut.
"Setelah sistem kualifikasi sebelumnya yang memiliki 20 menit untuk mendapatkan hasil terbaik dari mobil dan pembalap, rasanya cukup aneh karena memiliki waktu kualifikasi yang singkat," kata Rio saat GP Australia lalu.
Seperti apa format baru sesi kualifikasi F1 musim ini? Masih seperti sistem kualifikasi yang lama, ada tiga tahapan kualifikasi yaitu kualifikasi 1 (Q1), Q2 dan Q3.
Yang membedakan, format sekarang ada sistem eliminasi. Sistem ini membatasi jalannya kualifikasi dengan waktu. Dari tiga tahapan kualifikasi itu, waktu yang diberikan kepada pembalap di tiga kualifikasi terus berkurang.
Kualifikasi 1 (Q1)
Waktu: 16 menit
Jalannya kualifikasi: 22 mobil bakal bergiliran lakukan flying lap selama 7 menit. Nah pada 7 menit pertama ini bakal diketahui siapa pembalap yang paling lambat. Praktis, pembalap yang paling lambat langsung tersingkir. Berikutnya setiap 90 detik, satu pembalap paling lambat tersingkir.
15 pembalap lalu akan berlanjut ke kualifikasi 2. Tujuh pembalap tereliminasi di kualifikasi 1.
Kualifikasi 2 (Q2)
Waktu: 15 menit
Jalannya kualifikasi: 15 pembalap bertarung untuk catatkan waktu terbaik. Pada 6 menit pertama, satu pembalap yang paling lambat langsung tersisih. Setelah itu satu pembalap yang paling lambat bakal gugur setiap 90 detik.
Tersisa 8 pembalap yang melaju ke kualifikasi 3. 7 pembalap tersisih di kualifikasi 2.
Kualifikasi 3 (Q3)
Waktu: 14 menit
Jalannya lomba: 8 pembalap bertarung untuk kejar waktu terbaik. Setelah 5 menit pertama, satu pembalap paling lambat langsung tersisih. Selanjutnya satu pembalap bakal tersisih setiap 90 detik hingga didapatkan peraih pole positions.
Presiden FIA Jean Todt menilai bahwa Q1 dan Q2 format baru memiliki potensi, kendatipun tidak terlalu yakin dengan Q3. Q3 sendiri menurut Todt sempat akan kembali ke format musim lalu namun Todt bersikeras bahwa sistem eliminasi di Q1 dan Q2 masih relevan digunakan.
Bos F1 Bernie Ecclestone juga sempat mengusulkan untuk lebih jauh mengutak-atik sistem yang ada saja alih-alih balik menggunakan format musim lalu.