Dovizioso berhasil mengawali balapan dengan sangat baik pada seri kedua balap MotoGP di sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Argentina, Minggu (03/04).
Pembalap asal Italia itu bahkan nyaris naik podium dan bisa menempel ketat perolehan poin di papan klasemen, seandainya insiden tabrakan antara dirinya dengan rekan satu timnya, Iannone pada lap terakhir bisa dihindarkan.

Dovizioso dan Iannone terlibat insiden senggolan di lap terakhir usai menangkan duel atas Valentino Rossi.
Namun insiden tabrakan yang terjadi pada lap terakhir usai ia dan rekan satu timnya Iannone berhasil memenangkan duel dengan Valentino Rossi memupus itu semua. Atas kejadian tersebut, Dovizioso mengungkapkan rasa kecewanya dan mengaku masih sulit menerimanya.
"Saya sangat kecewa karena kami melakukan balapan yang hebat meskipun itu menjadi akhir pekan yang rumit untuk semua orang," ungkapnya seperti dikutip Motogp.
"Kami telah berusaha dengan keras sejak babak kualifikasi dan pada sesi balap kami berhasil memenangkan duel atas Valentino saya terus berusaha untuk menutup celah namun akhirnya harus kehilangan poin," sambung pembalap asal Italia tersebut.
"Seandainya saya bisa menyelesaikan lomba, pastinya kita hanya kan terpaut satu poin di belakan Marquez," sesal Dovizioso.
Akibat insiden tersebut, Dovizioso harus merelakan podium yang seharusnya sudah berada di depan mata dan harus puas hanya mengumpulkan 23 poin, tertinggal 18 poin dari Marquez.