'MotoGP Indonesia Peluang Warisan Terbaik Jokowi'

Selasa, 5 April 2016 16:26 WIB
Editor:
 Copyright:

"Menpora (Imam Nahrawi) harus bisa memutuskan untuk ambil MotoGP di Indonesia. Ini cocok dengan strategi Jokowi untuk memperbaiki citra Indonesia di mata dunia," ungkap Hendri seperti dilansir Antara.

"Saya rasa Presiden pasti ingin meletakkan 'legacy' terbaik untuk Indonesia. Jokowi punya mimpi besar untuk Indonesia," tegasnya.

Lebih lanjut, Hendri menjelaskan bahwa gelaran balap motor nomor satu di dunia tersebut merupakan peluang terbaik yang bisa ditangkap oleh Menteri Pemuda dan Olahraga.

Dari sudut pandang lainnya, Hendri menjelaskan bahwa MotoGP melibatkan pabrikan motor dunia yang rata rata punya pabrik di Indonesia. Belum lagi pasar sepeda motor Indonesia adalah yang terbesar.

Terkait dengan tempat penyelenggara, ia memilih menyarankan tetap di Sirkuit Sentul, Bogor, karena memang secara kondisi lebih siap dari yang lainnya. Secara singkat, gelaran motoGP adalah jalan promosi terbaik yang pernah ada bagi citra Indonesia di mata dunia.

"Sentul saya rasa siap bebenah, biarkan swasta yang bekerja memperbaiki sirkuit Sentul, pemerintah cukup mendukung dengan infrastruktur perizinan, transportasi dan lainnya," tutur Hendri.

Bila Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi berani memutuskan Indonesia, kata Hendri, maka Indonesia akan jadi salah satu penyelenggara terbaik MotoGP di dunia.

Sementara itu, sebelumnya, Sirkuit internasional Sentul Bogor, Jawa Barat menjadi satu-satunya lokasi yang berpeluang menjadi tuan rumah salah satu seri MotoGP 2017, namun untuk keputusannya tergantung sang promotor kejuaraan balap motor tersebut yaitu Dorna Sports.

"Tempat lain belum siap untuk MotoGP 2017. Pihak Sentul juga sudah bersiap melakukan renovasi bahkan sudah akan tanda tangan kontrak Herman Tilke (desainer sirkuit). Untuk cocok tidaknya tergantung Dorna," kata Menpora Imam Nahrawi.