Lorenzo harus mengakhiri balapan lebih dini pada seri Grand Prix Argentina akhir pekan lalu setelah terjatuh di tikungan pertama sirkuti Termas de Rio Hondo pada putaran keenam.
Meskipun tidak mendapat cedera serius pembalap Movistar Yamaha itu harus kehilangan poin sehingga tertinggal jauh dari rivalnya Marc Marquez dan Valentino Rossi di papan klasemen.

Lorenzo harus mengakhiri balapan lebih awal setelah terjatuh di tikungan pertama pada lap keenam seri GP Argentina.
Namun, Lorenzo tidak lantas kehilangan kepercayaan diri dan berharap bisa mengejar ketertinggalannya pada seri Grand Prix Amerika mendatang, meskipun dirinya mengaku tetap kecewa atas hasil yang didapatnya pada seri tersebut.
"Setelah balapan yang sangat mengecewakan di Argentina saya berharap untuk balap di Austin. Saya pikir kami bisa mendapatkan beberapa poin yang baik di Termas de Rio Hondo tapi sayangnya kita berjuang sepanjang akhir pekan dan gagal dalam perlombaan ," tuturnya seperti dilansir Crash.
Menghadapi seri GP Amerika yang akan digelar dilangsungkan pada 10 April 2016 rekan satu tim Valentino Rossi itu pun telah memasang target dan strategi khusus.
"Sirkut COTA bukanlah trek favorit saya juga untuk Yamaha, saya pikir kita memerlukan strategi khusus dengan berusaha memahami secepat mungkin karakter sirkuit dengan perangkat elektronik dan ban baru," ungkapnya.
"Kita lihat apa yang akan terjadi akhir pekan nanti, tapi saya menargetkan untuk melakukan balapan dengan baik dan memulihkan beberapa poin sebelum menghadapi balapan pertama di Eropa," bebernya.