sebelum balapan MotoGP 2016 dimulai, Lorenzo telah gencar dikabarkan akan hengkang ke tim Ducati. Hal tersebut semakin diperkuat dengan penundaan perpanjangan kontrak yang dilakukan pembalap asal Spanyol tersebut.
Selain itu, pada pekan lalu rumor tentang pengganti Lorenzo di Yamaha pun muncul ke permukaan. Maverick Vinales digadang-gadang siap menjadi pengganti juara dunia MotoGP 2015.
Lin Jarvis selaku petinggi Yamah Movistar, juga telah memiliki banyak rencana untuk menyusun kekuatan ulang jika Lorenzo benar hengkang di musim depan.
“Jika kami sedang mencari pengganti, beberapa pembalap dapat menempati posisi tersebut. Kami memiliki rencana B dan C di benak saya. Namun, apa yang selalu ada di benak saya tidak selalu menjadi kenyataan,” ujar Jarvis, seperti dikutip Speedweek.
“Mari sama-sama menunggu keputusan akhirnya. Jika Jorge memutuskan untuk hengkang maka kami akan bekerja sama untuk membentuk tim yang kuat lagi,” tandas Jarvis.