Hari ini, tepat 127 tahun yang lalu, seorang tokoh pendidikan Indonesia, Raden Mas Sowardi Soejaningrat atau yang lebih dikenal dengan nama Ki Hajar Dewantara lahir. Hari lahirnya tersebut pun diabadikan sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Indonesia.
Berbagai pendapat pun dikeluarkan publik figur tanah air di perayaan Hardiknas kali ini. Salah satunya datang dari atlet balap wanita Indonesia. Alinka Hardianti. Alinka berharap Hardiknas bisa dimaknai dengan baik oleh setiap individu, khususnya para atlet.

Alinka berharap atlet-atlet Indonesia dapat menyelesaikan pendidikan hingga selesai.
"Buat aku sih hari pendidikan nasional semoga bisa dimaknai sama tiap individu dengan baik," tutur dara kelahiran 22 Juni 1992 tersebut saat dihubungi INDOSPORT.
"Khusunya untuk para atlet-atlet di Indonesia supaya bisa tetep menjalankan pendidikannya sampai selesai, namun tetap terus bisa mempertahankan prestasinya di bidang masing-masing, karena pada dasarnya pendidikan adalah nomor satu dan sangat penting," lanjutnya.
Pembalap yang memulai kariernya sejak 2009 silam tersebut pun mengaku selalu mementingkan pendidikan ketimbang karier sebagai pembalap. Nasehat dari kedua orang tuanya dijadikan alasan di balik prinsip hidup tersebut.

Orang tua berperan penting dalam keputusan Alinka untuk mengutamakan pendidikan.
"Dari dulu aku selalu mendahulukan pendidikan walaupun ego sendiri ingin mementingkan karier.Tapi, kata-kata bokap sama nyokap selalu diingat untuk mengutamakan pendidikan, karena pendidikan akan menunjang karier aku sebagai atlet sendiri," tutupnya.
Keputusan Alinka untuk mengutamakan pendidikan berhasil dibuktikan usai menamatkan pendidikan sarjana di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta. Ia pun berencana untuk melanjutkan kuliahnya ke jenjang S2.