Menurut salah satu anggota FCVRI sekaligus blogger, Daffana atau yang akrab disapa Yayat, Lorenzo, membuat keputusan tepat untuk hengkang dari Yamaha. Segala prestasi yang sukses ditorehkan pembalap 29 tahun itu bersama Yamaha membuatnya butuh tantangan baru.
“Jorge sudah membuktikan diri bahwa dia sudah canggih menaklukkan Yamaha YZRM1, untuk meraih gelar juara dunia selanjutnya akan kurang menantang jika Jorge tetap di Yamaha. Dia harus mencoba tantangan yang lain mumpung usianya masih muda,” ujar Yayat saat dihubungi INDOSPORT.

Ducati akan membayar Lorenzo dengan bayaran yang lebih besar
Yayat pun mengungkapkan alasan lain yang dianggapnya menjadi faktor utama kepindahan pembalap kelahiran 1987 silam itu ke Ducati.
“Ada faktor persaingan juga dengan Rossi, dulu hal ini juga menimpa Rossi saat ia pindah ke Ducati, Selain materi juga sih, Ducati itu berani bayar mahal rider-nya,” tambah Yayat.
Yayat menyandingkan kepindahan Lorenzo ke Ducati seperti kasus hijrahnya Rossi kala itu ke tim yang sama. Faktor persaingan keduanya di tim Yamaha memang tak terbantahkan. Meski begitu kepindahan Lorenzo dinilai Yayat tak memberikan dampak berarti bagi Rossi.
“Karena saingan berat sama Jorge di Yamaha dan Yamaha cenderung memilih Jorge maka Vale pindah ke Ducati. Selain dia juga ingin coba tantangan baru. Efeknya ke Rossi nggak ada karena Jorge tetap di Yamaha atau pindah ke Ducati itu tetap bikin Jorge jadi lawan Rossi seperti yang lain,”