Ya, Iannone memang secara tiba-tiba sempat nyusruk ke luar lintasan. Ban belakangnya terasa licin setelah kemasukan air. Beruntung, Iannone bisa melanjutkan sesi kualifikasi dengan ganti motornya.
“Sudah pasti itu kualifikasi yang berat untuk kami. Dengan ban pertama, kami berhasil mendapatkan catatan waktu yang bagus dan saya sangat senang,” kata Iannone, dikutip Crash.
“Namun, saya sangat yakin harus meningkatkan catatan waktu di kualifikasi sesi kedua. Sebab. Saya yakin Marquez, Dovi, Vale dan Pedrosa akan tampil maksimal,” sambungnya.

Pembalap Ducati, Andrea Iannone dalam sebuah jumpa pers setelah kualifikasi.
Namun, penampilan motor keduanya tidak maksimal dan pembalap asal Italia tersebut harus puas finish di urutan ketiga tertinggal 0.494 detik dari Jorge Lorenzo.

Andrea Iannone saat menggeber motornya di Sirkuit Le Mans.
“Sayang saya terjatuh. Saya tidak tahu apa yang terjadi karena ini hal yang sangat aneh. Nanti, saya akan bertemu dengan teknisi mesin. Namun, saya mengalami lampu merah pada motor khususnya bagian air, tapi saya tidak tahu,” ujar Iannone.
“Untuk kasus ini, saya kembaki ke pit. Kemudian saya menggeber motor kedua yang membuat saya kesulitan meningkatkan catatan waktu. Namun, saya sudah buat catatan waktu yang bagus,” sambungnya.