"Saya melihat Sean semakin mandiri. Pelan-pelan dia tidak terlalu bergantung lagi pada orang di sekitarnya. Dia menjadi lebih bertanggung jawab," ungkap Ricardo Gelael seperti dikutip dari Antara.

Sean Gelael (tengah) bersama Mitch Evans (kanan) dan Antonio Giovinazzi (kiri) di Jakarta.
Demi menghadapi kejuaraan satu level dibawah Formula 1 ini, anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini harus berada di Eropa yaitu di London, Inggris dan Valencia, Spanyol, bersama dengan rekan satu timnya di Pertamina Campos Racing, Mitch Evans.
Di London, Sean lebih sering berdua dengan Mitch dan pelatih kebugarannya, Andy. Adapun di Valencia suasananya lebih ramai karena markas Campos Racing berada di kota ini dan pebalap Jagonya Ayam KFC Indonesia itu lebih banyak berhubungan dengan beberapa anggota tim.
Selain latihan kebugaran, Sean Gelael juga harus menyantap menu latihan lain, seperti simulasi balap di ruang simulator. Sean juga banyak terlibat diskusi dengan para mekanik dan kru tim lainnya.
"Selama di Valencia sepertinya tidak ada hari libur. Bahkan hari minggu pun kita tetap latihan dan diskusi. Buat saya tak masalah. Saya menikmati semua ini demi persiapan jelang balapan perdana di Barcelona," tutur Sean Gelael.
"Ya, saya tahu namanya orang tua pasti khawatir kalau anaknya jauh dari mereka. Makanya kami selalu berkomunikasi. Lagi pula, saya juga harus belajar hidup mandiri," lanjut Sean menambahkan.