Juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 yang kini menjabat sebagai test rider Ducati tersebut menyarankan agar Rossi berhenti bermain mental atau psywar dengan tandemnya, Jorge Lorenzo.
Stoner yang bertugas sebagai rider coach untuk sembilan pembalap Ducati yang turun di lintasan pada MotoGP Italia akhir pekan lalu menyarankan hal tersebut saat diwawancara oleh La Gazzetta dello Sport.

Rossi dan Lorenzo sempat berduel sengit pada seri balap MotoGP Italia akhir pekan lalu.
"Melalui Jorge, Vale punya salah satu rival paling tangguh yang pernah ia hadapi. Vale pikir ia bisa masuk ke pikiran Jorge, tapi sudah terbukti selalu gagal. Jorge selalu bisa mengatasinya. Mungkin lebih baik bila Vale tak lagi bermain mental dengannya," saran Stoner.

Rossi harus mengakhiri balapan lebih awal setelah mesin motornya jebol pada lap ke sembilan.
Dalam kesempatan itu, Stoner juga mengomentari performa Rossi yang gagal finis akhir pekan lalu akibat mesin motornya jebol pada lap kesembilan.
"Vale bekerja dengan sangat baik, tapi apakah Vale yang sekarang lebih baik dari tahun lalu? Saya tidak yakin. Tahun lalu di titik ini, ia sudah meraih dua kemenangan dan selalu naik podium. Menurut saya ia yang sekarang tidak lebih kuat," tutup Stoner.