Waktu pengajuan persyaratan untuk menjadi tuan rumah MotoGP 2017 hanya sampai akhir Juni. Meskipun waktunya tinggal sedikit lagi, pihak Sirkuit Internasional Sentul belum bisa melengkapi syarat tersebut.
Terkait masalah ini, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi menjelaskan bahwa pemerintah telah memberi waktu selama seminggu ini kepada pihak Sentul untuk memastikan syarat-syarat yang diminta oleh Dorna. Namun, sejauh ini belum ada tanggapan dari pengelola Sirkuit Internasional Sentul.
"Kita sedang memberi waktu seminggu ini kepada pihak sentul untuk memastikan syarat yang akan disampaikan ke Dorna. Sejauh ini belum ada laporan," ujarnya saat ditemui dalam acara Pemberian Penghargaan kepada Olahragawan dan Pelatih peraih medali pada ASEAN PARAGAMES ke-8 Tahun 2015 di Hotel Grand Sahid Jakarta.
Soal dana jaminan sebagai tuan rumah MotoGP yang dipatok sebesar 7 juta euro atau setara Rp 109 miliar oleh Dorna, Imam menjelaskan akan dikaji secara lebih detail.
"Maka dari itu, setelah ada adjustment dari pihak Dorna tentu akan dibicarakan lebih detail lagi," tambahnya.
Sementara itu Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Gatot S. Dewa Broto menambahkan jika tidak ada keseriusan dari pihak Sentul, MotoGP 2017 akan gagal dilaksanakan.
"Deadlinenya, akhir Juni ini kontrak antara pihak Sentul dan Dorna. Semua itu tergantung mereka. Kalau tidak ada keseriusan, 2017 batal," tambah Gatot.